Tenis persahabatan dengan Verawaty Fajrin




Anda masih ingat Pebulutangkis Nasional Verawaty Fajrin ?  Tentulah masih ingat . Verawaty  adalah pemain bulutangkis  terkenal di era tahun 1980an.   Mbak Vera  berhasil meraih banyak gelar juara baik di nomor tunggal putri, ganda putri, dan ganda campuran. Pemain-pemain yang pernah berpasangan dengannya adalah Imelda Wiguna, Invanna Lie, Eddy Hartono. Pemain kenamaan ini kini beralih bermain tenis seperti juga dilakukan oleh beberapa pemain bulutangkis nasional lainnya.
Prestasi yang diraih  Verawaty di antara puluhan kejuaraan lain :
  1. Juara Tunggal Putri Kejuaraan Dunia 1980
  2. Juara Ganda Putri All England 1979 (Verawaty Fajrin/ Imelda Wigoena)
  3. Finalis Ganda campuran Kejuaraan Dunia 1989 (Eddy Hartono/ Verawaty Fajrin)
Pada saat ini disamping melatih Junior Pebulutangkis, Mbak Vera beserta suami Mas Fajrin rutin bermain tenis lapangan . Setiap hari Rabu dan Sabtu pagi bersama dengan Bapak bapak dan Ibu IBu dari pegawai dan pensiunan Kementrian Agama, khususnya dari karyawan Asrama Haji, warga setempat  serta anggota Polri Polsek Kampung Makasar. Kesan saya setelah ikut bergabung latihan tenis setiap Rabu pagi, Mbak Vera sosok sangat bersahaja, rendah hati dan ramah bergaul  dengan petenis lainnya . Walaupun pernah menjadi atlet kaliber internasional,  Mbak Vera  masih bersedia mengkoordinir latihan tenis di lapangan Asrama Haji Pondok Gede bersama dengan suaminya Mas Fajrin. Dari mengurusi bola tenis, lapangan sampai kepada kostum serta persiapan pertandingan persahabatan.
Sebagai citizen jurnalis, kurang lengkap apabila moment kegiatan warga ini  tidak di buatkan reportase khusus. Jadi lah hari Sabtu, 11 juni 2011 di lapangan tenis Asrama Haji Pondok Gede, kami dari Klub Tenis Bumi Harapan Permai (BHP) Kampung Dukuh  menerima undangan dari Mbak Verawaty dan team untuk melakukan pertandingan persahabatan.   Ini pertandingan persahabatan yang kesekian kali kami lakukan, untuk menambah teman dan memacu adrenalin. Biasanya kalau bertanding, suasana agak serius dan Bapak Ibu mania tenis maunya menang melulu.
Olahraga bagi kami terutama tenis sebenarnya lebih kepada rekreasi, seperti disampaikan oleh rekan rekan dari Klub tenis Asrama haji Pondoke Gede. Sambutan itu  diutarakan  oleh Bapak Tulus ketika menerima kami sebelum pertandingan dimulai.  Selanjutnya beliau berpesan agar pemain tua (senior hehehehe) jangan terlalu semangat mengejar bola, ingat umur, biarlah bola yang mengejar kita.  Kami dari BHP berterima kasih atas undangan dan menyampaikan penghargaan atas sambutan yang ramah dan meriah. Sebelum bermain Pak Tulus memimpin doa agar selama melakukan olahraga tidak ada yang cidera dan semuanya bisa menang.
Mengingat petenis yang akan berlaga cukup banyak, maka pertandingan diatur dengan 8 game, tanpa jus dan setiap memcapai nilai 4 pindah tempat. Bola pertama untuk tamu. Selanjutnya bagi olahragawan amatir, datang kelapangan tenis  bukan sekedaar mencari keringat, tetapi  setidaknya ada  4 tujuan :
  1. silaturahmi, salam salaman
  2. ngobrol tentang Nazaruddin, Melinda Dee
  3. makan siang yang super maknyus
  4. terakhir kalau ada waktu,  baru main tenis
Memang bermain tenis bisa menyehatkan badan, lihat saja Bapak Slamet mantan Irjen Kementrian Agama, dalam usianya 79 tahun masih aktif bermain,  malah beliau  ikut bertanding.  Demikian juga dengan Bapak Bapak Pensiunan lainnya, menyempatkan diri latihan tenis minimal 2 kali seminggu.  Bapak Armaya walaupun tangannya di balut,  tetap saja datang kelapangan tenis,  tidak bermain tetapi memberikan semangat kepada teaamnya sambil foto foto.
Diantara pemain banyak terdapat anggota polisi baik yang masih aktif atau yang sudah purnawirawan. Bapak Wiyono bergembira ria karena selama menjabat sebagai Kapolsek Kampung Makasar melatih (memaksa) beberapa anggotanya bermain tenis. Sekarang  anak buah nya itu sudah layak tanding dan bergabung dengan masyarakat sambil melaksanakan tugas kamtibmas. Laksanakan tugas pokok dulu baru bermain demikian pesan beliau.
Bapak Djumari  dan Ibu   pemain merangkap pengusaha catering hari  itu menyediakan menu sayur asem, ikan asin, tempe, ikan gumare,  goreng tahu dan sambal. Makan kecil rebus rebusan melimpah ruah dari kacang, ubi, tales pisang rebus dan es kelapa tak tertinggal.  Masakan terasa  lebih enak apalagi kalau mainnya menang, seperti guyonan beberapa rekan (yang kalah) . Minum air putih saja terasa manis.
13077801611445289725
Seragam putih dan hijau
1307781416452688908Pemain andalan Behape

1307781465638570946
Mbak Verawaty dan Mas Fajrin mix double melawan Bp Harry dan Nyonya membuka pertandingan persahabatan

1307781508779024443
Mejeng dulu sambil menunggu jadual main

13077815521915211737
Sesuai denga kostum green, lapangan 2 band ini tampak asri, banyak pepohonan rimbun yang menyejukkan suasana bermain
13077815861808679560
Pak Armaya, tangannya terbalut, tetapi tetap memberi semangat sambil ambil foto foto
130778040513259859
There are ladies in tennis, lumayan ada ibu ibu yang senang tenis, menambah semangat bapak bapak.
13077805541722371965
Nah ini, enaknya main tenis, selalu ada makan sedaaap. Catering Bu Djumari, maknyus.
13077849661834781873
Pak Haji Selamet, umur 79 tahun masih aktif main, malah ikut bertanding
1307789790832713007
Pak Djumari, duduk paling tengah, pemain merangkap pengusaha katering, bermain tenis hampir setiap hari
1307789862288209879
Servis Mbak Vera sangat keras, 80 % Ace
1307790026536242350
Kalau menang makannya uuuueenak tenan
130779008254128709
Score akhir pertandingan persahabatan, sama kuat mainnya
Pertandingan persahabatan ini biasanya diselenggarakan dengan cara internasional yaitu home and way. Insya Allah Sabtu tanggal 25 Juni mendatang,  BHP  Tennis Klub akan bertindak sebagai tuan rumah dan rencananya tetap bermain di lapangan tenis Asrama Haji, karena kebetulan kedua klub ini  memang bertetangga di kawasan dekat dekat Taman Mini Indonesia Indah.  Berdasarkan permintaan beberapa pemain,  nanti pada pertandingan away, panitia akan menyiapkan organ tunggal, tidak usyah pakai penyanyi profesional, toh para pemain punya side job penyanyi amatir. Jadi sambil menunggu giliran main bisa berdendang ria.
Pertandingan   pukul 12.00 selesai,  17 partai , semua pemain bermain double. Score akhir 10 -7, Insya Allah akan bertemu 2 minggu lagi. Badan sehat, perut kenyang, dan mata mulai redup seperti lampu 5 watt. Selamat tidur, ech berlibur……


Responses

1 Respones to "Tenis persahabatan dengan Verawaty Fajrin"

Posting Komentar

 

Recent Comments

Popular Posts

Return to top of page Copyright © 2010 | Platinum Theme Converted into Blogger Template by HackTutors