Dari Kompasiana…Siaran deh



1303378405675318053

Membaca puisi di radio

Mbak Riri seorang penyiar radio meminta saya membacakan puisi secara langsung di stasiun radio Dey Radio kamis pagi. Puisi itu saya posting di kompasiana.com dengan judul : http://fiksi.kompasiana.com/puisi/2011/04/20/ibu-pertiwi-dan-ibu-kartini-masih-menangis/ atau Puisi untuk Kartini yang bernama Tekawe.(versi facebook)

Bergegas lebih awal menuju Gedung Grinaldi di kawasan perkantoran rasuna said kuningan Jakarta Selatan, agar tidak terlambat sebagai antisipasi kemacetan jakarta menjelang hari libur nasional Jum’at besok.   Alhamdulillah 15 menit sebelum meng-udara  saya telah tiba, menunggu sejenak sambil membuka kompasiana.com mencari file puisi. 

Tepat pukul 10.00, siaran langsung on air dari frekuensi 103,4 FM, Mbak Riri dengan tangkas dan lancar membuka acara itu yang bertopik kartini di era kini. Bertepatan dengan Hari Kartini, 21 April 2011, dirayakan di seluruh nusantara, lihatlah di TV, di jalan jalan, sekolah, perkantoran semua perempuan mengenakan baju nasional kebaya lengkap dengan sanggul dan kain batik memlilit tubuh. Tradisi inilah yang sering dilakukan sampai hari ini sebagai tanda hormat kepada ibu kita Kartini.

Setelah membaca puisi, saya diminta Mbak Riri menemani penyiar radio swasta itu berdiskusi tentang kartini dimasa kini pada durasi 60 menit. Diskusi lebih menyoroti permasalahan Tenaga Kerja Wanita (TKW) yang bekerja di luar negeri, wanita-wanita indonesia yang mengais rezeki di negeri orang sebagai pembantu rumah tangga.  Jumlah mereka ratusan ribu tersebar di Timur Tengah dan Asia Selatan dan disebut juga sebagai pahlawan devisa.

Kartini Tekawe

Pelecehan, penghinaan yang dialami TKW bersebab dari bertemunya beberapa variabel. Variabel-variabel  itu antara lain adalah ketidaksiapan majikan, ketidaktrampilan TKW, perbedaan budaya, dan bahasa serta faktor pencetus lainnya, termasuk sistem upah, biro penyelia TKW, serta perlindungan hukum.

Seandainya saja TKW yang dikirim ke luar negeri itu memilki ketrampilan, pengetahuan berkomunikasi yang baik dan sikap yang elegant sudah dapat dipastikan mereka akan membuat majikan puas akan kinerjanya sebagai house keeping.  Dengan demikian setelah kewajiban dijalankan dengan baik dan benar maka hak berupa gaji dan fasilitas tunjangan lainnya adalah suatu kepatutan untuk mereka terima.

Kenyataan yang terjadi adalah, bertemunya variabel majikan yang sok berkuasa dan TKW yang tidak mampu melaksanakan tugas dengan baik, sehingga terjadilah semacam kekerasan dalam rumah tangga majikan.  Tentunya pemerintah harus benart benar tegas kepada biro biro yang menyiapkan jasa tenaga pembantu ini.  Wanita yang akan bekerja diluar negeri harus dilatih sampai terampil dan diberi pengetahuan berkomunikasi serta diajarkan adab dari negeri yang akan dijadikan tempat mencari pekerjaan.

Berkah kompasiana….

Tak terasa 60 menit siaran langsung telah usai, diiringi lagu titanic yang syahdu.  Beberapa pendengar secara interaktif memberikan pendapat tentang hari kartini, dikaitkan dengan kondisi kedudukan wanita di negara saat ini.  Emansipasi adalah hak dan wanita harus mampu menunjukkan bahwa mereka mampu untuk menduduki jabatan strategis bagi di eksekutif, yudikatif ataupun di legislatif.  Sementara di lahan swasta terbuka peluang luas bagi kaum wanita untuk berkarier, dalam arti mereka harus mampu bersaing dengan kaum pria berdasarkan kompetensi.  Jadi emansipasi bukanlah hak tetapi emansipasi adalah perjuangan…..

Kehadiran saya di radio ini akan dijadualkan secara rutin dengan topik yang beragam tentunya sesuai dengan latar belakang pendidikan, pekerjaan, pengalaman dan  kompetensi lain yang saya miliki. Kompasiana membuat saya tertantang untuk menulis dan menulis, lebih banyak bersifat reportase dari pada opini, inilah yang disebut oleh Admin kompasiana sebagai net citizen..

Sebelum menutup siaran di pagi yang ceria di tengah kesibukan warga Jakarta, Mbak Riri mensosiallisasi kan kepada para pendengar tentang kompasiana tempat saya mangkal berhari hari dan menyebutkan website ini sebagai web yang sangat murah hati dalam arti tak pernah menolak tulisanku, dan tulisan anda…


Responses

0 Respones to "Dari Kompasiana…Siaran deh"

Posting Komentar

 

Recent Comments

Popular Posts

Return to top of page Copyright © 2010 | Platinum Theme Converted into Blogger Template by HackTutors