Pelayanan Publik: Memberikan Pelayanan Berlebih





12988744641760500047


Pelayanan Publik
Guna keperluan menghadiri akad nikah kemenakan di Jambi pertengahan Maret ini saya menghubungi  telepon layanan masyarakat Garuda Indonesia untuk pemesanan tiket pada  nomor  021 2351 9999.    Sistem pelayanan otomatis ini memberikan layanan yang prima dari seberang telepon  menanyakan keperluan saya.

Dengan sigap dan tangkas dan cepat operator tersebut memberikan informasi yang saya butuhkan, dan deal saya pesan 2 tiket pesawat garuda Indonesia  Jakarta - Jambi PP.


Karena pemesanan tiket untuk waktu 3 minggu lagi sebelum keberangkatan, saya ditawari tiket promo dengan harga murah untuk ukuran Garuda Indonesia dan setelah  operator  memberikan kode booking , petugas tersebut mengingatkan untuk mengambil tiket paling lambat tanggal 25 Februari 2011.

Jadilah,  hari   itu sebelum menegakkan shalat Jum’at saya mengurus ticketing di Kantor Garuda Indonesia Bidakara Jakarta Selatan.  Ruang pelayanan yang nyaman dan tenang  ditata secara apik dengan dominan warna biru, termasuk seragam petugas.  Sesuai dengan kode etik jurnalis, saya menanyakan kepada petugas, bolehkah saya mengambil foto di wilayah tersebut.  Petugas sekuriti berseragam hitam gelap   dengan sopan menjawab secara diplomatis bahwa tidak ada larangan, dan secara basa basi pula balik bertanya untuk keperluan apa.


12991330072118861070








1299133536309188009




12991331661754795662
Berani diliput
Pengalaman saya di beberapa tempat pelayanan publik lainnya, para petugas agak kikuk menghadapi jurnalis.  apalagi pake potret memotret.  Rata rata jawaban petugas :
  1. harus ada izin,
  2. nanti saya lapor atasan
  3. ke humas dulu
  4. pernah malah memarahi , hehehehe.
Seharusnya pimpinan institusi pelayanan publik menginsttruksikan kepada para pegawainya untuk mempersilahkan siapa saja yang ingin mendapatkan informasi dan menulis tentang pelayanan publik di kantor itu.    Bukankah peliputan atas pelayanan publik di instansi tersebut akan menaikkan citranya sendiri di mata masyarakat. Tentunya dengan catatan para jurnalis  itu jangan asal selonong boy, etika  jurnalis profesional wajib hukumnya  minta izin dan menjelaskan untuk kepentingan apa .  Kalau perlu memberikan kartu nama sebagai pertanggung jawaban profesi.

Institusi pelayanan publik seperti Garuda Indonesia yang sudah Go Public, telah melaksanakan pelayanan publik yang prima (service excellece), dan tidak takut takut akan opini masyarakat karena mereka memang sudah masuk ke area pelayanan profesional.  Lihatlah di desk perlayanan tersedia permen dan gelas aqua untuk costumer dan dalam ruangan yang sejuk  tersedia televisi,, majalah serta brosur dan leaflet tentang Garuda Indonesia.  Mengagungkan dan memanjakan costumer adalah kiat promosi perusahaan

Pelayanan berlebih

Ketika saya masuk keruang pelayanan, secara ramah dan elegant Mas Dedi yang bertugas pada waktu itu melayani saya dengan sangat cepat dalam hitungan 5 menit  transaksi selesai.  Inilah pelayanan yang diberikan secara berlebih, yaitu menawarkan seat, Bapak memilih duduk di nomor kursi berapa. ?  Saya terperanjat dan agak surprise, ternyata pelayanan menawarkan inilah yang pantas disebut pelayanan prima. Tak terduga dan menyenangkan.

Sebagai Bangsa Insonesia, saya bangga akan Garuda Indonesia, profesionalisme dalam pelayanan menunjukkan komitmen BUMN ini  ke tingkat dunia untuk berani  bersaing dengan kompetitor maskapai penerbangan mancanegara.



Responses

0 Respones to "Pelayanan Publik: Memberikan Pelayanan Berlebih"

Posting Komentar

 

Recent Comments

Popular Posts

Return to top of page Copyright © 2010 | Platinum Theme Converted into Blogger Template by HackTutors